Welcome To My Blog

Tuesday, October 21, 2014

folder di double click yang muncul folder properties

KOMPUTER YANG FOLDER/FILENYA DI DOUBLECLICK TIDAK MAU DIBUka tapi  yang muncul adalah PROPERTIES'NYA bukan open yang mungkin pernah mengalami hal yang sama kayak aku ini. ada sedikit tips buat kalian:

 1. scan dengan berbagai  antivirus, TERutama ANTI VIRUS lokal, karena virus ini mungkin VIRUS   LOKAL. (eg..smadav,pc mav,ansav dll). 

2. hapus file-file yang dicurigai sebagai virus dan buka HIDDEN FILE, liat apa ada file-file aSLI yang disembunyikan (pakai fitur di ansav "HIDDEN REVEALER"). 

3.Bersihkan REGISTRY komputer SOBAT, bisa pakai : CCLEANER,TUNE UP, atau yang paling mudah ialah pakau PLUGIN dari ansav lagi "REGISTRY FX".  kalau belum yakin , ulangi lagi Proses di atas. kemudian kalau sudah selesai, REBOOT atau Restart komputer sobat. INSYA ALLAH setalah itu "FILE ATAU FOLDER YANG SEBELUMNYA DI KLIK YANG MUNCUL MALAH PROPERTIES" AKAN KEMBALI SEPERTI SEMULA. semoga BERmanfaat 
readmore »»  

Sunday, September 7, 2014

CRACKING PASSWORD WINDOWS DENGAN BACKTRACK 3

Backtrack merupakan salah satu distro Linux namun bukan distro umum yang dikenal selama ini. Apabila distro Linux lain seperti Slackware, Ubuntu, Fedora, Redhat, dll merupakan masih terlalu umum seperti OS biasa, akan tetapi Backtrack merupakan OS yang memiliki kelebihan khusus yang tidak dimilki distro Linux lainnya.
Backtrack telah dirancang untuk digunakan para security dan hacker. Didalamnya telah terdapat ratusan software/tools yang dapat digunakan untuk kegiatan hacking.
Pada pelatihan kali ini kita ingin mencoba mengetahui password yang ada pada windows menggunakan backtrack 3 dengan tools-tools yang ada didalamnya.
Pada pelatihan kali ini, kita telah membuat 2 user pada sisop Windows XP yaitu NOS dan ngoprek tentu saja keduanya telah diberi password yang berbeda. Tujuan kita pada pelatihan kali ini adalah mendapatkan password kedua account tersebut menggunakan Backtrack 3 dengan cara live CD.
1.Setting firstboot komputer from DVD/CD
Tekan F2 atau Delete untuk masuk ke Bios ketika pertama kali menyalakan komputer
Atur pada bagian boot yaitu letakkan DVD/CD pada urutan pertama
Tekan F10 untuk keluar
Proses ini dikatakan berhasil jika Backtrack kemudian dapat berjalan.
Live CD yang kita gunakan kali dapat langsung me-load x-desktop dan mount hardisk pada windows secara langsung tanpa harus kita memberikan comand.
2.Mencari tahu letak file SAM
SAM merupakan suatu file pada Windows yang digunakan untuk menyimpan data usename dan password yang digunakan untuk login. Umumnya letak file SAM adalah pada /C/WINDOWS/sysytem32/config/SAM.
Karena pada kali ini partisi Windows secara otomatis dapat dimount oleh Backtrack maka kita tinggal mengakses ke /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/SAM
3.Pastikan kita dapat mengakses file SAM
Buka shell – konsole kemudian tulis perintah berikut
ls –l /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/SAM

Terlihat bahwa kita dapat mengakses file tersebut.
4.Mendapatkan syskey dengan program bkhive
Syskey disimpan pada /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/system. Ketikkan perintah berikut
bkhive /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/system

Perintah tersebut akan menyimpan syskey yang telah didapatkan ke file my_syskey.
5.Mengambil Password yang telah terenkripsi pada file SAM
samdump2 /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/SAM my_syskey

Terlihat beberapa user account yang terdapat pada windows dengan password yang telah terenkripsi (nilai dari hash).
Karena yang baru kita dapatkan adalah username dan password yang ter-enkripsi, maka kita harus mengcrack password tersebut (enkripsi). Tools yang kita gunakan kali ini adalah John The Ripper yang telah tersedia didalam Backtrack 3.
6.Jalankan program samdump lagi dan masukkan hasilnya ke file my_hash.txt
samdump2 /mnt/sda1/WINDOWS/system32/config/SAM my_syskey > my_hash.txt

Sekarang hasil dari program samdump2 sudah tersimpan di dalam file my_hash.txt
7. Pastikan file tersebut sudah terbentuk
ls –l

8. Crack password dengan program John The Ripper
/usr/local/john-1.7.2/john my_hash.txt

Program John akan melakukan brute force (mencoba satu-persatu dari nilai hash) untuk menemukan password. Permasalahannya program john tidak menampilkan proses yang terjadi dan hanya menampilkan password yang telah ditemukan, jadi sulit menentukan apakah sedang proses atau hang.
Untuk itu kita bisa melihat proses yang terjadi dengan menekan ENTER dan memberhentikan proses dengan menekan Ctrl+C.
John juga menyimpan hasil prosesnya kedalam /usr/local/john-1.7.2/john.pot. Kita juga dapat melihat isi file tersebut dengan cara berikut
cat /usr/local/john-1.7.2/john.pot

Dari hasil proses diatas sebenarnya telah dapat diketahui username dan passwordnya, akan tetapi tampilannya kurang manusiawi. Untuk itu john the ripper menyediakan opsi perintah agar mempermudah kita melihat hasil crack.
/ usr/local/john-1.7.2/john –show my_hash.txt

Setelah menjalankan perintah diatas, john telah memperlihatkan hasilnya secara baik untuk dimengerti. Terlihat dengan jelas username beserta passwordnya, contoh username ngoprek dengan password SUKSES.
readmore »»  

Apa itu Heartbleed?

1. Apa itu Heartbleed?
Heartbleed adalah bug yang memanfaatkan kelemahan di OpenSSL. Dinamakan Heartbleed karena bug ini memanfaatkan fasilitas heartbeat yang ada di OpenSSL

2. Hmm, bisa jelasin istilah-istilah itu gak? Gak terlalu ngerti..
Emang agak teknis sih. Penjelasan gampangnya: SSL itu adalah standar keamanan yang akan mengenkripsi teks (seperti username dan password) yang kamu kirim via browser. Contohnya ketika kamu buka www.facebook.com dan memasukkan username dan password kamu, semua teks itu akan diacak dulu. Jadi jika ada hacker yang mencoba menyabot koneksi dari komputer kamu ke server Facebook cuma akan mendapatkan teks yang diacak dan sulit dibaca.
Nah OpenSSL adalah salah satu teknik SSL tersebut. Dinamakan “open” karena memang bersifat open source. Siapa saja bisa menyumbang fitur tambahan di OpenSSL ini. Dan karena open source, OpenSSL banyak digunakan di web server yang membutuhkan proses login.

3. Kalau heartbeat, apaan tuh?
Heartbeat itu salah satu fitur OpenSSL yang diperkenalkan tahun 2012. Tujuan heartbeat adalah mengecek apakah komputer kamu masih terhubung ke sebuah server. Soalnya, seringkali router—yang menjadi perantara antara komputer kamu dengan server di internet—memutuskan hubungan jika terjadi idle yang terlalu lama. Dengan heartbeat, komputer kamu bisa mengetahui apakah masih terhubung dengan server yang dituju.
Prinsip kerjanya kurang lebih seperti gambar di bawah: komputer kamu akan mengirimkan pesan berisi sebuah magic word dan jumlah karakter kata tersebut. Nanti server akan membalas pesan tersebut dengan menyebutkan magic word tersebut.

 4. Kayaknya gak berbahaya. Kok bisa dimanfaatkan ya?
Fasilitas heartbeat ini memiliki kelemahan karena terlalu percaya dengan komputer pengirim. Seperti ilustrasi di bawah, komputer hacker cuma mengirimkan sebuah kata yang pendek (seperti melati) namun meminta respon sebanyak 100 karakter. Server ternyata tidak mengecek kalau melati hanya memiliki 6 karakter. Server langsung “memuntahkan” semua karakter yang tersimpan di memori RAM-nya untuk memenuhi permintaan 100 karakter tersebut.
Dan 100 karakter hanyalah ilustrasi. Sang hacker bisa meminta sampai 64.000 karakter.

5. Emang apa yang disimpan di memori server?
Banyak sekali, termasuk informasi sangat rahasia. Atas nama kecepatan, server secara terus-menerus akan menyimpan berbagai data di memorinya. Seperti contoh di atas, memori server bisa menyimpan data nama, alamat email, tanggal lahir, password, sampai nomor kredit kamu. Yang lebih berbahaya, private key pun bisa disimpan di memori. Fyi, private key adalah kunci rahasia yang digunakan server untuk membuka teks yang diacak oleh OpenSSL tersebut. Private key ini seharusnya hanya diketahui oleh sistem. Jika diketahui hacker, berarti semua data yang diacak tersebut bisa dibuka sang hacker dengan mudah.

6. Waduh, terus kita harus gimana nih?
Bug Heartbleeding ini sebenarnya tanggung jawab penyedia situs. Mereka harus mengganti OpenSSL ke versi terbaru, sekaligus membuat private key baru. Untungnya, sang penemu Heartbleed telah menginformasikan bug ini ke OpenSSL Foundation sebelum mengumumkannya ke publik. Alhasil, banyak situs yang telah menanggulangi bug ini sebelum berita resminya beredar, seperti Facebook, Google, dan beberapa situs besar lain.
Namun karena OpenSSL digunakan di sepertiga situs di internet (atau sekitar 500 juta situs), masih banyak yang harus diperbaiki. Dan yang membuat Heartbleed berbahaya adalah tidak ada jejak sedikitpun yang menunjukkan apakah situs tersebut pernah dijebol menggunakan Heartbleed.

7. Waduh, situs favorit saya termasuk gak ya?
Coba cek di situs LastPass ini. LastPass akan melihat engine di balik situs tersebut. Jika menggunakan Apache atau Nginx, dua database engine yang menggunakan OpenSSL, situs tersebut dinyatakan rentan (meskipun belum tentu sudah dibobol). Kamu juga bisa melihat ke artikel Mashable ini yang mendaftar situs populer yang telah atau belum menambal kelemahan Heartbleed ini.

8. Kalau benar rentan, kita harus gimana?
Cara paling aman adalah tidak login ke situs tersebut untuk sementara waktu—sebelum mereka mengganti OpenSSL-nya ke generasi terbaru. Jika mereka sudah melakukan itu, baru kamu ganti password-nya dengan yang baru.
Dan ingat-ingat username dan password lama yang kamu gunakan di situs tersebut. Jika password itu kita gunakan di situs lain (situs B, misalnya), ganti password di situs B. Takutnya, sang hacker berhasil mendapatkan password kamu di situs A lalu menggunakannya di situs B.

9. Waduh, jadi repot ya. Siapa sih yang bikin gara-gara?
Eksperimen heartbeat ditambahkan oleh Robin Seggelmen, seorang programmer asal Jerman, pada tahun 2011, dan dirilis ke publik pada tahun 2012. Namun ia menyangkal kelemahan itu dilakukan secara sengaja. Kode itu pun lolos dari validasi yang dilakukan Dr Stephen Henson yang merupakan salah satu anggota inti OpenSSL Foundation.

10. Tapi untung ada yang nemuin. Eh, yang nemuin sapa sih?
Dia adalah Neel Mehta, salah satu anggota Google Security. Atas jasanya tersebut, dia mendapatkan uang sebesar US$ 15 ribu dari Internet Bug Bounty. Namun oleh Neel, uang itu langsung disumbangkan kepada yayasan The Freedom of Press Foundation yang bergerak di bidang keamanan komunikasi digital.
readmore »»  

Sunday, May 18, 2014

Cara Mengatasi Gagal Instal Office 2007 ke Windows Xp

Pernah belum, anda mengalami ketika mau instal MS. Office 2007 ke PC  tiba-tiba sang Windows menolaknya? Padahal sekarang kebanyakan pengguna Office  udah pada beralih menggunakan MS Office 2007 & 2010. ketinggalan dong kalo kita masih menggunakan fersi dibawahnya. Bagi yang menggunakan OS Windows XP sp3 ato Windows 7 dan sejenisnya sih gak masalah pasti bisa di instal MS Office 2007. Nah, lha kalo yang masih menggunakan Windows XP sp2 belum tentukan Office 2007 bisa diterima? Apakah harus diintal ulang OS-nya pindah ke sp3 ato fersi yang lebih atas agar bisa menerima MS Office 2007?
   Udah., gak usah mikir yang sulit-sulit lah cari yang gampang aja. Sebenere cara ini udah banyak dipost dari temen-temen Blogger, tapi ini lanjutanya ini malah dari pihak microsoft yang membuat program tersebut agar pengguna setia Windows lebih nyaman.
     Oke langsung lanjut aja....
Pertamakali ketika tada-tanda Windows XP menolak keberadaan MS Office 2007  yaitu kita akan dihadapkan berbagai macam peringatan error contohnya seperti ini.

Error 1933 – Windows File Protection
Windows files must be installed for your installation to proceed.
Error 1933. The Windows Installer service cannot update one or more protected windows files.
You may then be instructed to insert the Windows XP Professional CD-ROM into your computer’s CD-ROM drive or DVD-ROM drive. You may be instructed to do this even if your computer’s operating system is Windows XP Home Edition.
Hal ini kemungkinan besar di sebabkan karena file Fp4autl.dll dan FP4AWEC.DLL  missing atau hilang, coba cari di ( C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\40\bin ) untuk memastikan ada atau tidaknya 2 file tersebut. Jika positif tidak ada, dapat kita buat kesimpulan sementara bahwa gagal instal MS Office 2010 bahkan 2007 disebabkan karena hilangnya 2 file tersebut. Untuk mengatasi ini  pertamakali yang harus kita lakukan adalah :
  • Cari komputer lain yang sudah bisa diinstal Office 2007, jangan lupa yang OSnya XP. yang penting jangan copy komputer yang terinfeksi virus. entar malah nambah-nambah pekerjaan lagi. Malah jadi repot sendiri to!. caranya buka File yang ada di partisi C :\Common File\Microsoft\web server\40\bin. terus kamu bandingkan dengan komputer kamu apakah ada yang kurang di komputer kamu? nah yang kurang itu kamu copy keflasdist, baru kamu pindahkan ke File program yang ada di komputerkamu. Terus kamu restart komputer kamu. baru kamu instal M. Office 2007 ato 2010.kalo gak silahkan download aj disini untuk menghindari resiko ketularan virus tetangga. hehe.....
  • Seandainya kita menggunakan cara diatas masih tetep aja gak bisa. jangan kawatir, sekarang coba pake cara yang kedua yaitu dengan menggunakan program yang sudah disediakan ama microsft tapi komputer kamu harus dalam keadaan online biar bisa ngedownload. 
       caranya :
1. Download update Webfldrs KB907306
2. Saat update di atas dijalankan, maka komputer akan meminta CD Windows, biarkan saja tunggu beberapa saat. Setelah selesai restart komputer.
3. Lakukan lagi instal MS Office 2010 atau 2007 .
nah mudahkan, selamat mencoba.
readmore »»  

Saturday, May 17, 2014

Software Converter untuk membuka Ms Office 2007 di Ms Office 2003

Pernah merasa jengkel karena ga bisa membuka file MS Office 2007 di MS Office 2003?
Jika anda pernah mengalaminya, tenang…
Jangan terburu-buru untuk mengganti Office anda menjadi Office 2007.
Anda bisa menggunakan Converter yang disediakan oleh pihak Microsoft.

Dengan “Compatibility Pack” ini, para pengguna
microsoft office 2003 maupun microsoft office XP,
dapat support (open, edit, dan save) file dokument word,
excel dan powerpoint kamu ke dalam format file
microsoft office 2007. More…Pengguna yang masih setia dengan
office 2003 dan XP tidak harus berpindah ke ms office 2007,
bila hanya menginginkan support terhadap office 2007.
“Compatibility Pack” ini juga dapat digunakan oleh
Microsoft Office Word Viewer 2003, Excel Viewer 2003,
dan PowerPoint Viewer 2003 untuk membuka file-file yang
disimpan dalam format Ms Office 2007.

Silahkan Download disini…..http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=3
readmore »»